BEM Nusantara Wilayah Jakarta – Bekasi akan Gelar Aksi Kritik 100 Hari Bupati Bekasi

NARATORIA.CO – Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEM Nusantara) Wilayah Jakarta-Bekasi akan menggelar aksi damai Pada Senin 2 Juni 2025 mendatang di Pusat Pemerintahan Kabupaten Bekasi, Aksi ini sebagai bentuk kritik terhadap kinerja 100 hari Bupati Bekasi.

Koordinator Lapangan Aksi Fahtur Rizky Mengatakan akan menyuarakan sejumlah isu krusial yang menjadi perhatian publik, mulai dari penertiban bangunan liar yang dianggap tidak manusiawi, pendidikan, kesehatan, sosial, hingga persoalan dasar pelayanan publik lainnya.

Dalam 100 hari pasca di lantik, Bupati Bekasi dinilai gagal menunjukkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat kecil. Penertiban bangunan liar yang dilakukan secara sporadis dan tanpa pendekatan manusiawi menjadi sorotan utama, karena menyebabkan keresahan dan ketidakadilan sosial bagi warga terdampak.

“Kami tidak tinggal diam melihat ketimpangan yang terjadi. Penertiban harus dilakukan dengan pendekatan humanis, bukan represif. Begitu juga dengan sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial yang hingga kini belum menunjukkan perubahan signifikan” Ujar Koordinator Lapangan Fahtur Rizky Kepada Naratoria.co melalui pesan.

Melalui aksi ini, BEM Nusantara Jakarta-Bekasi menuntut Pemerintah Kabupaten Bekasi diantaranya :

1. Penghentian penertiban bangunan liar yang tidak manusiawi dan penggantinya dengan pendekatan yang sesuai dengan prinsip hak asasi manusia.

2. Peningkatan kualitas dan akses pendidikan yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi.

3. Perbaikan layanan kesehatan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan.

4. Peningkatan program sosial yang benar-benar menyentuh lapisan bawah masyarakat.

5. Transparansi dan akuntabilitas program 100 hari kerja Bupati Bekasi secara terbuka kepada publik.

6. Evaluasi Kebijakan Bupati Bekasi terkait Pengangkatan Direktur Usaha PDAM Tirta Bhagasasi.

“BEM Nusantara mengajak seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat untuk turut mengawal jalannya pemerintahan daerah agar tetap berpihak kepada rakyat, bukan hanya kepentingan elite tertentu” Tutup Fahtur Rizky.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *